Prima Bali

logo prima bali

Tirta Yatra ke Nusa Penida

Tirta Yatra ke Nusa Penida – Belakangan ini sedang kembali trendingnya warga Hindu di Bali lakukan Tirtayatra. Arahnyapun bermacam-macam, beberapa umat memiliki arah cuman untuk sembahyang. Ada pula beberapa yang memiliki arah lainnya yitu untuk mendapat kesembuhan atas panduan dari orang pandai dan sebagainya. Sebenarnya apasih hakekat dibanding Tirtayatra?

Tirtayatra datang dari kata tirta dan Yatra. Tirta menurut kamus bahasa sansekerta dan menurut beberapa pakar memiliki makna air suci dan yatra memiliki arti perjalanan suci . Maka Tirtayatra sebagai perjalanan untuk mendapat kesempurnaan atau kesucian hati, pemikiran dan jiwa.
Tirtayatra sudah dikerjakan oleh warga Hindu Bali sejak jaman dulu. Tapi, bersamaan dengan perubahan dan naiknya tingkat kemakmuran, oleh karena itu bangunan suci sebagai sasaran untuk tirtayatra makin banyak. Warga lebih yakini jika Tirtayatra sebagai satu korban suci yang benar-benar mudah dikerjakan. Karena Tirtayatra dapat dikerjakan oleh semua kelompok masyarakat Hindu.

seterusnya diterangkan jika penjelajahan suci atau Tirtayatra bukan penjelajahan biasa untuk sekedar hanya sembahyang, tapi sepanjang perjalanan tersisip beragam masalah yang memerlukan pengaturan diri dan kepenguasaan diri. Saat penerapan Tirtayatra, sepanjang perjalanan di antara pemedek yang satu sama yang lain terjadi hubungan sosial yang bisa memperkuat jalinan di antara warga Hindu di Bali
Banyak faedah yang didapat oleh warga Hindu di saat melakukan aktivitas Tirtayatra. Beberapa faedah itu ialah seperti berikut: masyakat mengenali ada seberapa banyak bangunan suci yang ada di Bali, Warga Hindu menjadi lebih mengenali kondisi masing-masing pura yang berada di semua Bali, lewat Tirtayatra faedah yang paling penting ialah makin dekatnya jalinan di antara warga Hindu dengan Tuhan si pembuat semesta alam ini, ini pasti membuat kualitas hidup warga Hindu di Bali akan semakin bertambah dan berkembang, khususnya di bagian kepandaian religiusitas.
Bukan hanya hanya itu Tirta yatra akan sanggup membuat kepedulian antara sama-sama makhluk hidup di bumi ini, pertajam kekuatan berekspresif di bagian seni dan kesetimbangan raga dan jiwa. Aktivitas ini dikerjakan dengan gampang dan mudah, yakni dengan sistem yang benar-benar mudah utuk capai kesucian hati, pemikiran dan jiwa. Dengan bertirtayatra akan sanggup tumbuhkan kemampuan pada diri tiap umat Hindu untuk yakini kemahakuasaan Tuhan Hyang Maha Esa.
Umat Hindu mengenali istilah Darmayatra, Darmayatra sebagai panggilan lain selainnya tirtayatra. Tetapi Darmayatra sebagai istilah yang pas digunakan untuk umat hindu dalam perjalanannya melalui bumi ini yang dibarengi dengan menebarkan tuntunan-ajaran kebenaran (darma). dapat diurakan jadi Darma dan Yatra. Darma memiliki arti kebenaran, yatra Perjalanan suci.
Karena Tirtayatra sebagai perjalanan suci, oleh karena itu dalam pengerjaannya membutuhkan rencana yang benar-benar masak. Diperjalanan suci ini jangan grasa-grusu asal jalan, ini bukanlah perjalanan berlibur tetapi perjalanan meminta karunia kebersihan hati pemikiran dan jiwa. rencana dilaksanakan minimum satu bulan saat sebelum perjalanan, bergantung tempat suci yang hendak dituju. Untuk tempat suci yang berada di Nusa Penida misalkan, untuk bertirtayatra ke Pulau ini umat Hindu sebaiknya merencanakan jauh hari, karena untuk capai pulau ini umat Hindu di Bali harus seberangi laut dengan memakai Speed Boat. Tirta Yatra ke Nusa Penida

Untuk umat Hindu yang ada di bali yang belum tirtayatra ke Nusa Penida, sebaiknya dari saat ini mulai pikirkan atau berencana untuk bertirtayatra ke pulau ini. Nusa Penida sebagai kecamatan yang ada di Kabupaten Klungkung. Di mana kecamatan ini terbagi dalam tiga pulau yakni pulau Nusa Besar, Pulau Ceningan, dan Pulau Lembongan. Di Nusa Besar ada banyak tempat suci yang telah dikenali oleh umat Hindu di Bali salah satunya: Pura Pucuk Mundi, Pura Dalam Ped, Pura Goa Giri Putri, Pura Paluang (Pura Mobil), Pura Dalam Bias Muntig, Pura Batu Medau, dan ada banyak kembali berpura-pura yang lain yang belum dikenali oleh masayarakat hindu. Semua tempat suci itu mempunyai riwayat yang berbeda tetapi pada umumnya masih mempunyai keterikatan. Kemudia di Pulau Lembongan dan Ceningan ada tempat suci yang telah dikenali oleh warga Hindu yang berada di Bali. Berikut beberapa tempat suci yang diartikan ialah seperti berikut: Pura Bakung (ada di Ceningan), Pura Batu lawang (ada di Ceningan), Pura Majapahit (ada di Ceningan), Pura Puaji (ada di Pulau Lembongan, dusun Jungutbatu). Tirta Yatra ke Nusa Penida

Untuk Warga Hindu yang suka lakukan perjalanan suci ini (Tirtayatra) ke Nusa Penida dapat kontak kami untuk memudahkan fasilitas perjalanan anda.