Prima Bali

logo prima bali

Tirta Yatra ke Pulau Menjangan

Lakukan perjalanan Tirta Yatra ke Pulau Menjangan bisa menjadi pengalaman religius yang membahagiakan, minimal ada 7 biji pura pada daratan kecil ini. Selainnya aktivitas Tirta Yatra kita dapat rekreasi atau tur nikmati panorama cantik sebuah pulau tanpa penghuni manusia. Seperti nama pulaunya di sini cuman ditempati oleh hewan Menjangan yang kerap hilir mudik di teritori pura. Pulau ini jadi tempat terkucil yang menyajikan kenyamanan dan ketenangan, hingga pengunjung dapat mendekatkan secara rohani dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Seperti Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Penida, pulau kecil ini terpisah dari daratan khusus Bali, mempunyai luas sekitaran 6.000 hektar, berada di Dusun Sumber Klampok, Kecamatan Grokgak, Buleleng. Keadaan geografisnya terbagi dalam karang dan bebatuan vulkanik, condong gersang saat musim kering. Bila anda ingin lakukan perjalanan rekreasi tur atau aktivitas religius Tirta Yatra anda dapat sewa perahu motor seperti kapal cepat/ fast boat ke Nusa Penida, tetapi lebih kecil dengan kemampuan 12 orang dengan waktu pintas sekitaran 30 menit dari Labuhan Lalang atau dapat dari pelabuhan Banyuwedang (ke Mimpi Resor) disini perlu sekitaran 40 menit perjalanan.

Pulau Menjangan terletak samping utara Taman Nasional Bali Barat, selainnya beberapa bangunan suci pura, pulau ini mempunyai keelokan taman laut yang mempuni, airnya jernih dan tenang, tipe ikan hias bermacam, ada palung laut dengan keelokan terumbu karang bermacam, hingga dijadikan spot diving terpopuler di Bali. Bila anda sukai rekreasi selam jadwalkan tur anda untuk bertandang ke pulau elok ini, atau bila anda ingin kesan meyelam tak perlu basah karena itu coba kapal selam Odyssey Submarine.

Untuk masyarakat Hindu yang ingin lakukan pemujaan, sebaiknya menimbang beberapa hal tertentu, karena menurut info tidak tiap hari ada penopang (pimpinan upacara) di Pura pulau Menjangan, begitupun lampu pencahayaan/listrik yang memakai tenaga genzet cuman dihidupkan pada beberapa hari tertentu saja sama sesuai kehadiran penopang yakni di hari Sabtu dan Minggu, Purnama – Tilem dan tentu saja saat pujawali. Bila anda tiba di luar waktu itu, karena itu siapkan lampu pencahayaan, jika memang perlu bawalah juga seorang penopang dalam kelompok untuk pimpin aktivitas pemujaan, persiapkan stok air minum yang cukup, karena hari biasa tidak ada warung minuman atau makanan. Tirta Yatra ke Pulau Menjangan

Selainnya tempat pemujaan di pura, sonrkeling, diving atau bahakan sekedar hanya jalanan trackking nikmati kesan berlainan pada suatu tempat wisata, aktivitas memancing di Pulau Menjangan sangat menarik, apa lagi saat di bulan penuh/ purnama, sinar bulan seakan tembus air yang jernih dalam bebatan alam yang tenang dan sepoi-sepoi angin laut berasa demikian fresh, menyajikan alam fantastis yang tidak dapat anda dapatkan pada tempat yang lain.

Kehadiran Pulau Menjangan kuat hubungannya dengan perjalanan Dang Hyang Siddimantra dari pulau Jawa tiba ke Bali, di pulau berikut kabarnya beliau mencatatkan tongkatnya untuk pisahkan pulau Jawa dan Bali, hingga putra Beliau yang namanya Bang Manik Angkeran dapat tinggal di Bali Dwipa dan tidak kembali lagi ke Jawa, karena itu untuk menghargai jasa beliau, di sini juga dibuat sebuah pura namanya Pura Segara Giri Dharma Kencana.

Sebuah perjalanan religius membahagiakan saat anda bertandang ke daratan ini. Bahkan juga untuk anda yang memperdalam dunia kerohaniawan, pura ini jadi tempat bagus untuk lakukan meditasi, situasi tenang dan nyaman, aura magic benar-benar kental sekali, sering sebagian orang pemedek yang melakukan pemujaan sampai kerauhan (trans). Untuk beberapa wisatawan, perjalanan rekreasi tur ke Pura Pulau Menjangan, akan jadikan sebuah pengalaman exclusive dan berlainan dibanding tempat yang lain.