Prima Bali

logo prima bali

Pura Ulun Danu Bedugul Bali, Menelusuri Wisata Religi Bali

Pura Ulun Danu Bedugul Bali, Menelusuri Wisata Religi Bali

Pura Ulun Danu Beratan
Foto: Pura Ulun Danu Bedugul Bali (maps.google.com)

Pura Ulun Danu Bedugul Bali (Beratan atau Bratan Pura) merupakan salah satu Pura Khayangan Jagat di Bali, dan menjadi tempat pemujaan umat Hindu. Selain itu, Pura ini juga menjadi destinasi wisata budaya di Pulau Dewata.

Pura terbesar di Bali ini memiliki pemandangan menakjubkan karena lokasinya dikelilingi perbukitan dan danau. Pura Ulun Danu Beratan terletak di dataran tinggi, jadi tak heran udara dan suasananya menyejukkan.

Profil Pura

Pura Ulun Danu Beratan atau Bratan Pura merupakan sebuah pura dan candi air besar di Bali, Indonesia (candi utama air lainnya menjadi Pura Ulun Danu Batur). Kompleks candi ini terletak di tepi barat laut Danau Bratan di pegunungan dekat Bedugul, Kabupaten Tabanan.

Candi air memenuhi seluruh wilayah di daerah aliran, di tepi hilir ada banyak candi kecil air yang spesifik untuk setiap asosiasi irigasi (subak). Candi ini sebenarnya digunakan untuk upacara persembahan untuk dewi Dewi Danu, dewi air, danau dan sungai.

Danau Bratan merupakan salah satu danau penting dalam hal irigasi. Danau Bratan dikenal sebagai danau “gunung suci”, kawasan ini sangat subur, terletak pada ketinggian 1.200 meter, dan beriklim sangat dingin. Pura Batur atau Pura Ulun Danu pertama kali didirikan pada abad ke-17.

Pura ini didedikasikan untuk dewa Wisnu dan untuk dewi danau Dewi Danu. Danau Batur, danau terbesar di Bali, dianggap paling penting di pulau Bali sebagai sumber air utama untuk kegiatan pertanian di Bali.

Pendiri Pura tersebut diduga adalah I Gusti Agung Putu. Didirikan pada tahun saka 1556 (1634 Masehi) dan dipelihara oleh empat “satakan” dari desa-desa di sekitar area Pura ini, yang terdiri dari: satakan Candi Kuning mewilayahi 5 bendesa adat, satakan Bangah mewilayahi 3 bendesa adat, satakan Antapan mewilayahi 4 bendesa adat, dan satakan Baturiti mewilayahi 6 bendesa adat. 

Pura Ulun Danu Beratan memiliki empat kompleks Pura, yaitu Pura Lingga Petan, Pelinggih Dewa Siwa, Pura Penataran Pucak Mangu, Pelinggih Dewa Wisnu; Pura Terate Bang, Pelinggih Dewa Brahma; Pura dalem Purwa, Pelinggih Dewi Danu, dewi air, sungai, dan danau yang juga dikenal sebagai dewi kesuburan.

Sejarah Pura Ulun Bedugul Bali

Hingga saat ini belum ditemukan sumber pasti mengenai tahun pendirian Pura Ulun Danu. Satu-satunya sumber yang dapat ditemukan adalah berdasar pada Lontar Babad Mengwi. Dijelaskan dalam babad Mengwi bahwa sebelum mendirikan Pura Taman Ayun, pendiri Kerajaan Mengwi, I Gusti Agung Putu, telah mendirikan Pura di pinggir Danau Beratan. Tidak disebutkan secara spesifik kapan tepatnya Pura Ulun Danu didirikan.

Lontar hanya menyebutkan bahwa Pura Taman Ayun didirikan pada hari Anggara Kliwon Medangsia tahun Saka Sad Bhuta Yaksa Dewa, atau 1556 Saka (1634 Masehi). Berdasarkan penjelasan diatas, disimpulkan bahwa pendirian Pura Ulun Danu dilaksanakan sebelum tahun 1556 Saka.

Untuk mengunjungi pura yang berada di tengah danau ini kita harus menggunakan perahu yang sudah tersedia di tepi danau.

Selain mengunjungi Pura inti yang berada di tengah danau, kita dapat mengunjungi bangunan pura lainnya karena seperti pura-pura yang ada di Bali pada umumnya, Pura Ulun Danu dibagi menjadi tiga bagian; halaman luar, tengah, dan halaman dalam.

Halaman Luar (Pura Penataran Agung)

Pura Ulun Danu Bedugul Bali: Pura Penataran Agung
Foto: Pura Penataran Agung (wikipedia.org)

Pada bagian ini kita akan menemukan Candi Bentar yang merupakan pintu masuk halaman luar. Di sini kita akan menemukan sarkofagus dan sebuah batu tegak yang berada di sebelah kiri halaman luar.

Halaman Tengah (Pura Dalem Purwa)

Pura Ulun Danu Bedugul Bali: Pura Dalem Purwa
Foto: Pura Dalem Purwa (wikipedia.org)

Tidak ada tembok yang membatasi antara halaman luar dan halaman tengah, melainkan susunan batu batas yang di atasnya terdapat beberapa arca. Di halaman tengah kita akan menemukan Kori Agung Stupa yang berhiaskan sapta-nsi dengan tangga masuk berhiaskan patung gajah.

Mengintip ke dalam relung stupa maka kita akan menemukan arca Biksu, sementara dinding stupanya berhiaskan swastika sebagai perlambang matahari dan kekekalan.

Halaman Dalam (Pura Taman Beji)

Pura Ulun Danu Bedugul Bali: Pura Taman Beji
Foto: Pura Taman Beji (wikipedia.org)

Untuk dapat menjangkau halaman dalam kita harus melalui tiga undakan tangga yang diapit oleh dua pasang arca penjaga. Pada bagian halaman dalam kita akan menemukan beberapa bangunan; Prasada Meru Tumpang Sebelas. Bangunan ini ditujukan pada Siwa dan sakti-nya Parwati.

Daya Tarik Pura Ulun Danu Bratan

Bagi kamu yang belum pernah liburan ke Pura Ulun Danu Beratan Bedugul, pasti ingin tahu mengenai daya tarik Pura Ulun Danu Bratan sebagai destinasi wisata di Bali.

Lalu apa saja yang menarik dapat dilihat dan dilakukan saat mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan? Objek wisata pura Ulun Danu Bedugul sangat cocok untuk anda kunjungi jika anda menyukai keunikan arsitektur khas Bali, tata kebun dengan banyak jenis bunga, dan lingkungan alam yang masih alami.

Pada saat kamu tiba di pintu gerbang masuk tempat wisata Pura Ulun Danu Beratan Bedugul, kamu sudah dapat melihat candi bentar, keunikan arsitektur pura, suasana asri, udara sejuk dan lingkungan bersih.

Selain itu, pada saat air danau Bratan naik, Pura Ulun Danu Bedugul terlihat seakan mengapung di atas permukaan air danau. Air danau Beratan sangat jernih dan tenang. Pada siang hari kabut tipis mulai terlihat turun menutupi permukaan danau Beratan dan area perbukitan.

Jadi, daya tarik utama adalah dua pura yang lokasinya di tepi danau dan terlihat terapung pada permukaan air danau Beratan. Foto dari dua pura yang terlihat mengambang di tengah danau Bratan pernah ada di mata uang Rp50.000.

Kompleks Pura Ulun Danu Beratan

Terdapat lima kompleks pura dan satu stupa Buddha di Pura Ulun Danu Beratan yang di empon empat satakan. Berikut kompleks-kompleksnya.

1. Penataran Agung

Candi ini untuk memuja Tri Purusa Siwa, yaitu Siwa, Sadha Siwa, dan Parama Siwa. Pura ini menghadap ke selatan, dan bisa dilihat setelah memasuki candi bentar menuju ke Danau Beratan.

2. Pura Prajapati

Pura Ulun Danu Bedugul Bali: Pura Prajapati
Foto: Pura Prajapati (wikipedia.org)

Pohon beringin besar berdiri sebagai penanda candi ini. Pohon itu berfungsi sebagai istana Dewi Durga. Pura yang menghadap ke barat ini merupakan pura pertama yang ditemui pengunjung setelah melewati loket tiket dan memasuki kawasan Ulun Danu Beratan.

3. Pura Dalem Purwa

Terdapat tiga pelinggih utama, pelinggih dalem purwa sebagai keraton dan pemujaan Dewi Durga dan Dewa Ludra. Kemudian, Bale Murda Manik sebagai balai pemaruman, dan Bale Panjang sebagai tempat meletakkan perlengkapan upacara. Pura ini menghadap timur dan terletak di tepi selatan Danau Beratan.

4. Pura Taman Beji

Pura ini difungsikan sebagai tempat upacara ngebejiang meminta air suci untuk menyucikan sarana upacara. Pura Taman Beji juga dijadikan tempat upacara melasti menjelang Nyepi.

5. Pura Lingga Petak

Pura Lingga Petak
Foto: Pura Lingga Petak (wikipedia.org)

Sebagai tempat pemujaan Dewa Wisnu dan Bhatari Dewi Danu, Pura Lingga Petak memiliki empat pintu menghadap ke empat arah mata angin. Pura Lingga Petak diyakini sebagai sumber air dan kesuburan di kawasan Danau Beratan.

Di dalamnya terdapat sumur keramat yang menyimpan tirta Ulun Danu Beratan. Sumur itu diapit dua buah batu besar berwarna hitam dan merah.

6. Stupa Buddha

Stupa Buddha
Foto: Stupa Buddha (wikipedia.org)

Stupa Buddha memberi makna kerukunan umat beragama. Stupa Buddha ini menghadap ke selatan dan berada di luar pura utama Ulun Danu Beratan.

Harga Tiket Masuk

Wisatawan dikenakan biaya tiket masuk Rp30.000 untuk orang dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak. Untuk menikmati keindahan Pura Ulun Danu Beratan Bedugul, wisatawan domestik akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp30.000 dan wisatawan mancanegara sebesar Rp70.000.

Untuk pengunjung yang ingin memberikan makan ikan dan berfoto akan dikenai tarif sebesar Rp10.000.

Fasilitas

Pura Ulun Danu Beratan sudah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari restoran, tempat belanja suvenir, hingga berbagai spot menarik yang bisa dijelajahi. Bagi pecinta wisata air, bisa mencoba bermain speed boat, bebek air, dan sampan dayung.

Ada juga kolam ikan yang bisa dijadikan spot foto, sekaligus memberi ikan secara langsung. Objek wisata ini juga menyediakan jasa foto dengan hewan loh. Nikmati keseruan berfoto bareng berbagai jenis hewan untuk melengkapi liburanmu.

Rute

Pura Ulun Danu Beratan berlokasi di Danau Beratan, Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. Jarak tempuh dari Bandara Ngurah Rai sekitar 2 jam 16 menit. Kontur jalannya menanjak dan berkelok-kelok mengitari area perbukitan.