Prima Bali

logo prima bali

Apa Monster Salju di Daerah Himalaya itu Disebut?

Yeti, Abominable Snowman, Metok-kangmi, Meh-teh, atau Migoi adalah sejumlah nama untuk monster salju misterius. Mereka terdapat di daerah Himalaya.1 Monster ini dikatakan mirip manusia dengan bulu lebat di seluruh tubuh.2 Namun, masih banyak yang meragukan keberadaannya meskipun diceritakan oleh para pendaki.

Ringkasan Utama

  • Yeti, Abominable Snowman, Metok-kangmi, Meh-teh, atau Migoi adalah beberapa nama untuk monster salju misterius di Himalaya.
  • Yeti digambarkan sebagai makhluk mirip manusia dengan bulu lebat di seluruh tubuhnya.
  • Keberadaan Yeti menjadi cerita populer di kalangan pendaki Himalaya, meskipun belum ada bukti ilmiah yang kuat.
  • Legenda dan mitologi suku Sherpa di Nepal memberikan pengaruh kuat pada cerita-cerita tentang Yeti.
  • Penelitian dan ekspedisi untuk mencari bukti keberadaan Yeti telah dilakukan selama bertahun-tahun, namun hasilnya masih belum konklusif.

Yeti, Monster Salju di Daerah Himalaya

Yeti umumnya dikenal berukuran super besar. Seperti kera berkaki dua yang berambut tebal, warnanya bisa cokelat, abu-abu, atau putih. Mereka juga mempunyai gigi yang besar dan tajam.2

Ciri-ciri Yeti

Orang bilang Yeti ditemukan di dataran tinggi Himalaya. Tetapi, penelitian baru menunjukkan bahwa cerita tentang mereka tidak benar.2 Mereka disebut seperti kera besar dengan rambut yang panjang. Gigi mereka sangat besar dan tajam.2

Kemunculan Yeti di Dunia Barat

Pada tahun 1921, Henry Newman memperkenalkan Yeti ke Dunia Barat. Ia menulis tentang ekspedisi Inggris yang menemukan jejak kaki makhluk ini di ketinggian 20.000 kaki.3 Cerita ini menarik banyak minat dan mencari keberadaan Yeti. They worden the mountains.

Legenda dan Mitologi Suku Sherpa

Legenda tentang Yeti banyak terdengar dari suku Sherpa. Mereka tinggal di pegunungan Nepal Timur rata-rata 12.000 kaki.3 Para pendaki sering dibimbing oleh mereka. Suku Sherpa punya cerita tentang Yeti, yang mereka lihat sebagai makhluk menakutkan. Mereka kasih nama “Bonmanche” dan “Kanchanjunga rachyyas” pada Yeti.3

Cerita Yeti dari Suku Sherpa

Yeti dipercayai oleh Suku Sherpa bisa merugikan warga desa.3 Cerita Yeti ini sering jadi bagian legenda dan mitologi mereka. Anak-anak mereka sering diceritakan cerita ini sebelum tidur.

Pandangan Suku Sherpa tentang Yeti

Suku Sherpa melihat Yeti sebagai makhluk yang berbahaya. Menjadi ancaman bagi penduduk setempat. Cerita tentang Yeti menakuti warga desa populer di mitologi Suku Sherpa.3

Versi Cerita Yeti di Nepal

Penduduk Nepal punya cerita sendiri tentang Yeti, selain dari suku Sherpa.3 Menurut mereka, Yeti adalah makhluk jahat yang menakutkan. Yeti sering membuat penduduk setempat takut sampai membuat mereka meninggalkan rumah.

Warga Nepal meyakini bahwa Yeti akan membalas jika disakiti.3 Mereka percaya Yeti akan marah jika dicari masalah atau disakiti oleh manusia.

Yeti Sebagai Makhluk Jahat

Di Nepal, cerita tentang Yeti menyuruh kita waspada.3 Mitos lokal menyebut Yeti sebagai ancaman. Mereka cerita bahwa Yeti akan membalas jika diganggu atau disakiti. Cerita ini menjadi bagian penting dari budaya Nepal.

Dugaan Bukti Keberadaan Yeti

Beberapa bukti keberadaan Yeti meliputi jejak kaki raksasa. Penemuan ini dilakukan oleh Eric Shipton dari Inggris pada 1951 di Gunung Everest.2 Lokasi penemuan foto tapak kaki mirip manusia adalah di Merlung Glacier, dekat Gunung Everest di perbatasan Nepal-Tibet.2

Penemuan Jejak Kaki Yeti

Yeti pertama kali dibicarakan pada 1832 oleh B.H. Hodgson dari Nepal.2 Pada 1960, Sir Edmund Hillary menemukan “kulit kepala Yeti”. Namun, penelitian menemukan itu sebenarnya dari hewan mirip kambing, serow.2
Yeti biasanya besar, mirip kera berkaki dua. Mereka berbulu cokelat, abu-abu, atau putih. Mereka juga punya gigi besar dan tajam.2

Ekspedisi Pencarian Yeti Terbesar

Ekspedisi pencarian Yeti terbesar dilakukan pada 1954. Mereka menemukan spesimen rambut di biara Pangboche. Namun, penelitian tidak menentukan hewan asal rambut tersebut.3

Parasit pada Kotoran Yeti

Pada 1957, ekspedisi Tom Slick dari Amerika menemukan parasit aneh di kotoran Yeti.3

Pandangan Ilmuwan tentang Yeti

Ilmuwan, penjelajah, dan penulis banyak yang ragu dengan adanya Yeti, atau monster salju. Mereka lihat laporan Yeti sebagai cerita lama atau kesalahan mengenali hewan.1 Masih harus diperdebatkan di kalangan ilmuwan, tentang apakah ya atau tidaknya Yeti.1

Seorang profesor dari University at Buffalo melihat Yeti sebagai kesalahan paham. Menurutnya, hewan besar di Himalaya seperti Tibetan Brown Bear disalahkenali sebagai Yeti.1 Reinhold Messner, seorang pakar mendaki gunung, juga meyakinkan bahwa Yeti hanya mitos. Baginya, mitos ini bertujuan mencegah pendaki berani menjelajah wilayah berbahaya.1

Bukti tentang Yeti pernah ditemukan, seperti jejak kaki raksasa pada tahun 1921. Robert Kennicott menemukan jejak di kawasan Himalaya.1 Namun, ilmuwan anggap bukti itu masih tidak cukup.1

monster salju di daerah himalaya disebut

monster salju di daerah himalaya disebut

Nama Lain Yeti

Monster salju di Himalaya punya banyak nama. Di antaranya Yeti, Abominable Snowman, dan lain-lain.2 Warga Nepal sering menyebutnya “Bonmanche” atau “Kanchanjunga rachyyas”.3

Penampakan dan Kisah Yeti

Ada banyak cerita tentang Yeti, makhluk mirip manusia salju, yang sering terlihat di pegunungan Himalaya.2 Tahun 1970, Don Whillans dari Inggris menyatakan melihat makhluk seperti kera di gunung Annapurna.4

Kisah Don Whillans Melihat Yeti

Whillans malam itu mendengar suara aneh di kaki gunung. Keesokan harinya, dia menemukan jejak kaki manusia di salju dan melihat makhluk kera mencari makan dekat tendanya.4

Keberadaan Yeti masih menunggu penelitian lebih lanjut untuk dipastikan.2 Namun, cerita seperti yang Whillans alami terus menarik minat tentang makhluk ini.

Perdebatan Seputar Keberadaan Yeti

Ilmuwan dan peneliti masih membahas soal Yeti.3 Banyak dari mereka tidak yakin, karena belum ada fakta pasti.3 Kata mereka, cerita tentang Yeti bisa jadi cuma mitos atau salah identifikasi.

Pendapat Skeptis tentang Yeti

Ilmuwan skeptis merasa bukti soal Yeti masih kurang.3 Cerita-cerita tentang Yeti mostly dari orang Sherpa di Nepal. Mereka hidup di pegunungan dengan suhu super dingin.

3 Jejak dan penampakan yang ada, skeptis masih anggap belum cukup.

Pendapat Pendukung Keberadaan Yeti

Namun, ada juga yang yakin Yeti itu nyata.5 Mereka pegang teguh laporan penampakan dan jejak di Himalaya.56 Ada juga pemburu lokal yang bilang sudah lihat Yeti, ukurannya dua meter.

6 Jadi, misteri Yeti masih belum terpecahkan. Ada yang percaya, dan ada yang tetap skeptis. Diskusi tentang Yeti terus berlanjut, menanti bukti yang jelas.

Eksplorasi dan Penelitian Yeti

eksplorasi dan penelitian yeti

Selama bertahun-tahun, banyak ekspedisi dilakukan untuk cari bukti Yeti.7 Orang-orang percaya Yeti tingginya bisa 6-9 kaki dan beratnya 500-800 pon. Ini buatnya jadi monster menarik dan misterius.7

Upaya Ekspedisi Mencari Bukti Yeti

Tahun 1954, ada ekspedisi besar di bawah Jackson temukan rambut aneh di biara Pangboche.7 Hasil uji DNA dari rambut itu tunjukin dia dari hewan biasa di situ. Misalnya, beruang dan kambing.7

7 Dokter Evans temukan jejak aneh dan suara aneh di Himalaya. Tapi, itu bukti masih kurang buat buktiin Yeti.7

7 Beberapa peneliti pakai drone dan kamera khusus buat cari keterangan Yeti. Sayangnya, belum ada bukti pasti soal keberadaan monster ini.7

7 Peneliti masih terus ke Himalaya buat cari bukti lebih jelas tentang Yeti. Tapi, sampai sekarang, bukti kuat pun belum ada.

Analisis Ilmiah Spesimen Yeti

Dampak Budaya dan Pariwisata

Yeti, monster salju misterius di Himalaya, sangat berpengaruh pada budaya dan pariwisata. Ini khususnya terlihat di kebudayaan lokal. Di kalangan suku Sherpa, Yeti sangat penting. Dia sering jadi bagian cerita rakyat turun-temurun.

Yeti dalam Kebudayaan Lokal

Suku Sherpa tinggal di Nepal Timur dengan ketinggian rata-rata 12.000 kaki. Mereka punya banyak cerita tentang Yeti. Di sana, dipanggil dengan nama seperti “Bonmanche” atau “Kanchanjunga rachyyas”. Yeti dipercaya sebagai makhluk berbahaya yang tak ramah. Kepercayaan ini melekat kuat dalam kebudayaan lokal mereka.

Wisata Mencari Yeti

Disisi lain, Yeti juga meningkatkan industri pariwisata di Himalaya. Banyak pendaki dan pecinta alam tertarik pada Yeti. Mereka ikut ekspedisi mencari jejak Yeti. Inilah yang mendorong berkembangnya layanan pariwisata di area tersebut. Termasuk tur, akomodasi, dan peralatan hiking yang mendukung aktivitas ini.

FAQ

Apa monster salju di daerah Himalaya itu disebut?

Monster salju di Himalaya disebut dengan berbagai nama. Contohnya adalah Yeti atau Abominable Snowman. Juga dikenal sebagai Metok-kangmi, Meh-teh, atau Migoi.

Bagaimana ciri-ciri Yeti?

Yeti dianggap besar dan menyeramkan. Mereka berwujud mirip kera dua kaki. Tubuhnya ditutupi dengan rambut tebal berwarna cokelat, abu-abu, atau putih. Yeti juga dikatakan memiliki gigi besar dan tajam.

Kapan Yeti pertama kali diperkenalkan di dunia Barat?

Di dunia Barat, cerita tentang Yeti muncul tahun 1921. Henry Newman, seorang reporter, menulis tentang jejak kaki makhluk besar. Jejak ini ditemukan di ketinggian 20.000 kaki di Himalaya selama ekspedisi Inggris.

Apa cerita mengenai Yeti yang berasal dari legenda suku Sherpa?

Suku Sherpa punya banyak cerita Yeti. Mereka tinggal di Nepal Timur, sekitar 12.000 kaki di pegunungan. Suku Sherpa melihat Yeti sebagai makhluk yang seram dan berbahaya.

Bagaimana pandangan suku Sherpa terhadap Yeti?

Suku Sherpa takut pada Yeti. Mereka menganggap Yeti sebagai monster yang bisa membahayakan mereka. Yeti dijuluki “Bonmanche” (manusia luar) atau “Kanchanjunga rachyyas” (iblis Kanchanjunga).

Bagaimana versi cerita Yeti di Nepal?

Penduduk Nepal juga punya cerita tersendiri tentang Yeti. Mereka melihatnya sebagai makhluk jahat. Yeti dikatakan sering mengganggu penduduk setempat, misalnya dengan memblokir pintu.

Apa saja dugaan bukti keberadaan Yeti?

Pendaki Inggris menemukan jejak kaki raksasa pada 1951. Lembaran rambut dari Yeti berhasil diperoleh pada ekspedisi tahun 1954. Hasil penelitian kotorannya, yang berisi parasit aneh, juga menyisakan tanya.

Apa nama lain yang digunakan untuk menyebut Yeti?

Penduduk Nepal mengenal Yeti sebagai “Bonmanche” atau “Kanchanjunga rachyyas”. Ini selain dari Yeti, Abominable Snowman, Metok-kangmi, Meh-teh, dan Migoi.

Apa kisah penampakan Yeti yang pernah dilaporkan?

Pada 1970, Don Whillans dari Inggris mengklaim melihat Yeti. Saat mendaki Annapurna, ia dengar suara aneh. Ia lihat jejak dan makhluk yang mencari makan di salju.

Apa pandangan ilmuwan tentang keberadaan Yeti?

Ilmuwan kebanyakan meragukan keberadaan Yeti. Mereka anggap bukti masa perlu lebih, dan dugaan belum menjelaskan situasi dengan pasti. Ilmuwan curiga bahwa banyak cerita berdasar pada legenda dan kesalahan identifikasi.

Apa saja upaya ekspedisi dan penelitian untuk mencari bukti keberadaan Yeti?

Ekspedisi dan penelitian mengenai Yeti telah banyak dilakukan. Contohnya adalah ekspedisi besar pada 1954. Mereka memperoleh rambut dari kulit kepala. Namun, sampai sekarang, hewan asal rambut itu masih misteri. Demikian juga dengan penelitian kotoran yang ditemukan, yang hanya menghasilkan temuan parasit aneh.

Bagaimana dampak keberadaan Yeti terhadap budaya dan pariwisata?

Di Himalaya, Yeti penting dalam cerita rakyat dan kebudayaan. Terutama bagi suku Sherpa. Mitos tentang Yeti mendorong pariwisata, banyak yang tertarik mencari sisi misterius gunung untuk membuktikan keberadaan Yeti.

Link Sumber

  1. https://kumparan.com/berita-hari-ini/mengungkap-misteri-yeti-monster-salju-di-daerah-himalaya-1zDGI18ypih
  2. https://www.kompas.com/stori/read/2023/05/20/090000879/yeti-monster-salju-di-daerah-himalaya?page=all
  3. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6361990/menguak-misteri-yeti-monster-salju-di-pegunungan-himalaya
  4. https://www.kompas.com/stori/read/2023/05/20/110000079/yeti-dan-catatannya-dalam-sejarah?page=all
  5. https://cuakz.com/blog/2023/07/30/fakta-atau-hoax-penampakan-bigfoot-dan-yeti/
  6. https://kabar6.com/tag/yeti/?print=print-search
  7. https://teknorus.com/monster-salju-di-daerah-himalaya-disebut/